studi kasus : Sebuah tim relawan digital diminta untuk membuat campaign penggalangan dana secara daring. Mereka memiliki berbagai kemampuan, seperti desain grafis, penulisan konten, analisis data, dan manajemen media sosial. Namun, campaign pertama mereka gagal mencapai target karena tidak menjangkau audiens yang tepat.
soal:
Berdasarkan kasus tersebut, kemampuan profesional apa yang paling berperan untuk mengatasi kegagalan pembuatan campaign selanjutnya?
*